Senin, 06 April 2009

020409

aku memandangnya dengan diam yang takjub...
Ia begitu sabar mengurai ketidaktahuannya...
tekun meniti pada terang...
meski Ia sendiri adalah cahaya...
sesekali bertanya dan tersenyum kearahku...
betapa sebuah keindahan merunut waktu bersamanya...
lalu apa lagi yang tak harus ku syukuri...?
jika mencintainya adalah serupa helaan nafas...
setiap detik...
dan...
hingga senja di ufuk mata...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar